Berita bola terbaru hari ini, Rabu, 18 Maret 2020. Copa America telah ditunda hingga tahun depan karena kekhawatiran akan penyebaran virus corona.

Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) mengumumkan berita itu pada Selasa sore waktu setempat.

“Setelah analisis terperinci tentang situasi mengenai dunia dan evolusi regional dari virus corona (COVID-19), dan rekomendasi yang dibuat oleh organisasi internasional di bidang kesehatan masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan ekstrim, CONMEBOL mengumumkan penundaan edisi ke – 47 dari CONMEBOL Copa America hingga tanggal 11 Juni hingga 11 Juli 2021,” bunyi sebuah pernyataan dilansir dari laman berita bola football5star.

“Konfederasi, dengan presidennya Alejandro Dominguez yang bertanggung jawab, bersama dengan 10 presiden dari asosiasi anggota yang berbeda, menganggap bahwa peristiwa sebesar ini pantas bahwa semua perhatian dan upaya difokuskan pada organisasinya,” lanjutnya.

Turnamen berisi 12 tim, yang semula dijadwalkan akan berlangsung dari 12 Juni hingga 12 Juli di Kolombia dan Argentina, mengikuti kejuaraan Euro 2020 yang ditunda satu tahun karena wabah virus corona.

“Ini adalah langkah yang luar biasa untuk situasi yang tak terduga dan menjawab kebutuhan fundamental dalam menghindarkan evolusi luar biasa dari virus itu,“ Ucap Presiden CONMEBOL Alejandro Dominguez.

Dominguez mengatakan turnamen akan kembali dimainkan antara 11 Juni dan 11 Juli 2021.

“Tidak mudah mengambil keputusan ini, tetapi kami setiap waktu harus melindungi kesehatan pemain-pemain kami dan semua yang menjadi bagian dari keluarga besar sepak bola Amerika Selatan. Jangan ragu turnamen internasional tertua di dunia ini akan kembali dengan bertambah kuat pada 2021.”

Copa America adalah salah satu turnamen terbesar di sepak bola, dengan pemain seperti Lionel Messi, Neymar, Sergio Aguero, Luis Suarez, dan James Rodriguez semuanya diharapkan ambil bagian.

Keputusan Copa America ditunda sampai 2021 ini berbarengan dengan keputusan UEFA untuk mengundur Euro 2020 selama 12 bulan.

“Kami juga ingin berterima kasih kepada UEFA sekaligus sang presiden, Aleksander Ceferin, yang telah bekerja sama dan membuat keputusan yang terkoordinasi,” kata Dominguez.

“Tak lupa kami juga berterima kasih kepada seluruh suporter di Amerika Selatan atas kesabaran dan pemahaman mereka di tengah kondisi saat ini,” tuturnya.

Berita itu pertama kali dikonfirmasi oleh FA Norwegia di media sosial, dengan UEFA kemudian mengusulkan kompetisi akan dimainkan antara 11 Juni hingga 11 Juli 2021.

UEFA mengatakan dalam sebuah pernyataan: “UEFA hari ini mengumumkan penundaan turnamen Euro 2020, yang seharusnya dimainkan pada Juni-Juli tahun ini,” tulis UEFA dalam situs resmi mereka.

“Semua kompetisi dan pertandingan UEFA, termasuk pertandingan persahabatan, untuk klub dan tim nasional baik pria dan wanita telah ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut.”